Home About Us Partners Clients Experiences Testimoni Magang Member

Online Monitoring Solusi Deteksi Pergerakan Tanah Pada Area Tambang

10 April 2015 09:19


Apa Penyebab Tanah Longsor ?


Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.

Gerakan Massa Batuan Yang dimaksud gerakan massa di sini adalah pergerakan massa batuan, termasuk di dalamnya tanah/soil dan batuan, bahan-bahan lepas yang telah disiapkan oleh proses pelapukan, menuruni lereng. Pergerakan tersebut semata –mata karena gaya berat. Faktor –faktor penyebab gerakan massa adalah :

  • Gaya Berat, sebagai sumber energi untuk menggerakan lapisan tanah atau batuan menuruni lereng.
  • Air, berfungsi sebagai penambah besarnya gerakan juga sebagai penambah beban, sehingga dapat mempermudah gerakan.
  • Gaya-gaya pengikis yang menghasilkan lereng menjadi curam
  • Gempa bumi atau getaran-getaran lainnya
  • Batuan yang tidak kompak atau batuan yang licin
  • Batuan yang retak–retak karena kekar, sesar, foliasi
  • Curah hujan yang besar
  • Perubahan keadaan vegetasi penutup lahan (aktifitas manusia)
     

Online Monitoring merupakan solusi yang sangat tepat untuk menilai kinerja desain tambang dan potensi resiko longsor yang akan terjadi dalam membantu meminimalisir resiko terjadinya bencana. Saat ini lingkungan area tambang memiliki moral dan kewajiban untuk menghilangkan potensi terjadinya kecelakaan dan kewajiban legal untuk mencegah lingkungan kerja dari potensi tersebut.

 

Kegagalan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan mengelola risiko yang terkait bisa mengakibatkan denda atau penjara atau keduanya. kehadiran instrumentasi pemantauan tidak hanya membantu identifikasi bahaya dan risiko, tetapi mengurangi kecemasan setiap tenaga kerja dengan mengkonfirmasi bahwa kondisi tanah sedang dipantau oleh personil yang berpengalaman dan kompeten.


 

Ketika kebutuhan untuk Monitoring System dilakukan dengan benar dan direncanakan dengan baik, penghematan biaya mungkin adalah akibat langsungnya. Namun, justifikasi untuk pemantauan tidak hanya untuk pengurangan biaya. Di beberapa kasus, program monitoring system pada lereng dapat sangat bernilai dan membuktikan bahwa design tambang benar dan berkelanjutan.


Di semua kasus, keuntungan tidak langsung dari penambahan nilai safety dan pencegahan dari longsor dan penambahan biaya akan membuat biaya program monitoring efektif.
 

Untuk mengurangi resiko kerja pada daerah tambang, PT Testindo sebagai perusahaan Online monitoring dan control system memberikan solusi dengan  slope monitoring system, slope monitoring   sendiri adalah sebuah instrument yang berfungsi untuk memantau pergerakan tanah di suatu lereng.

 

Dengan menggunakan slope monitoring maka akan diketahui pergerakan tanah dari suatu lereng. Slope monitoring menggunakan Teknologi  Global Positioning Unit (GPS) sebagai alat untuk mengirim data ke satelit yang selanjutnya data akan dikirim ke tempat pemantauan.

 

Sumber Referensi:

http://zhainal99.blogspot.com/2014/05/contoh-contoh-kecelakaan-kerja-yang.html
http://images.solopos.com/2013/05/1905tambang.jpg
 



Another Blog


Link Information
Contact Us
  • Office: Jl.Radin Inten II No 61 B Duren Sawit Jakarta Timur
  • Phone: 021-2956-3051
  • Whatsapp: 0813-9929-1909 (Zulfikri)
  • Email: sales@testindo.com