Home About Us Partners Clients Experiences Testimoni Magang Member

Seminar And Workshop Vibration Course

30 December 2011 08:21


Condition Monitoring

 Pada suatu industri pemeliharaan peralatan   adalah suatu kemestian yang harus dijalankan. Mencapai pemeliharaan yang maksimal bukanlah satu-satunya sasaran/target melainkan perjalanan penting yang harus diterapkan oleh perusahaan. Dalam perkembangaannya metode pemeliharaan semakin lebih baik yaitu sejak decade 1990-an system pemeliharaan sudah mengimplementasikan konsep pemeliharaan proaktif total atau Maintenance Total Solution (MTS).

Condition Monitoring adalah kegiatan pemeriksaan suatu peralatan secara  periodik, dengan tujuan agar peralatan dalam kondisi sehat sehingga peralatan dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.

System ini tidak hanya memprioritaskan kemampuan beroperasinya peralatan dan ketersediaan peralatan tetapi juga berorientasi pada ketahanan uji peralatan. Sehingga dengan demikian penerapan total secara berkesinambungan dapat menjaga dan merawat agar peralatan beroperasi dengan normal, mencegah kerusakan (breakdown) yang berakibat turunnya produktifitas (downtime), dan mencapai life time sehingga meminimalisir biaya perawatan/penggantian peralatan tersebut.

Kesehatan mesin merupakan hal yang penting didalam pengoperasian suatu peralatan. Dalam proses industri, banyak dijumpai adanya bermacam bentuk serta ukuran mesin, yang selain kerjanya rumit juga bernilai mahal. Kerusakan yang terjadi secara mendadak dari mesin-mesin yang sedang dioperasikan akan berakibat terhentinya proses produksi, terbuangnya jam kerja karyawan serta pengeluaran biaya perbaikan yang mahal. Agar mesin dalam kondisi prima maka perlu dilakukan pemeliharaan dengan baik dan benar. Pemeliharaan yang rutin serta pemeriksaan kondisi mesin akan mengurangi terjadinya kerusakan yang fatal.

Vibration Monitoring


Dalam banyak hal orang mengharapkan dapat memperoleh mesin yang ideal dipandang dari sudut vibrasi (getaran), yaitu mesin yang tidak menghasilkan vibrasi sama sekali. Mesin ideal yang demikian akan sangat menghemat energi karena semua energi yang diberikan kepada mesin seluruhnya akan digunakan untuk melakukan pekerjaannya saja, apakah memompa suatu cairan, mengompresi udara, menggilas kertas dll. tanpa menghasilkan produk samping berupa vibrasi .

Kelihatannya hal itu sangat mustahil karena dalam hal permesinan sangatlah tidak mungkin mendapatkan material yang sangat homogen, pabrikasi mesin yang tanpa sisa ketidakseimbangan (unbalance residu), mesin yang bergerak secara berputar maupun bergerak bolak-balik yang tidak menimbulkan gesekan satu bagian dengan bagian lainnya.

Sifat-sifat getaran yang ditimbulkan pada suatu mesin dapat menggambarkan kondisi gerakan-gerakan yang tidak diinginkan pada komponen-komponen mesin, sehingga pengukuran, dan analisa getaran dapat dipergunakan untuk mendiagnosa kondisi suatu mesin, suatu disain dan manufakturing mesin yang sangat baik hanyalah berusaha untuk memperkecil ketidakpresisian sedemikian rupa sehingga mendapatkan mesin-mesin yang tingkat getarannya sangat kecil (halus). Sebagai contoh adanya roda gigi yang telah aus akan menimbulkan getaran dengan amplitude yang tinggi pada frekuensi sesuai dengan frekuensi toothmesh (RPM kali jumlah gigi). Adanya unbalance (ketidakseimbangan) putaran akan menimbulkan getaran dengan level tinggi pada frekuensi yang sama dengan rpm poros itu sendiri.


Seminar dan workshop Vibrasindo

Seiring perkembangan teknologi maintenance, sangat memungkinkan untuk penerapan konsep proaktiv maintenance. Dimana pengambilan keputusan untuk melakukan perawatan dan perbaikan sudah berdasarkan risk based maintenance methodology.


2 hal yang saling melengkapi untuk mencapai keberhasilan penerapan predictive maintenance adalah penggunaan instrument analyzer dan personel vibrasi (vibration analyst). Dalam prakteknya instrument yang dilengkapi dengan FFT analyzer sangat membantu vibration analyst untuk melakukan analisa kondisi kesehatan equipment.


Vibrasindo sebagai perusahaan engineering yang memiliki concern terhadap system monitoring secara berkala mengadakan training dan workshop untuk praktisi


TECHNICAL TALK DETAILS


  • Day : 5,6,7 Desember 2011
  • Timr: 09.00 a.m. to 16.00 p.m
  • Place:  Wisma tamu Puspiptek, Serpong


Trainer

  1. DR.Ir.Tjahjo Pranoto,M.Eng
  2. Haitham Luthfi Sungkar
  3. Ir.Agus Sugiana,MS.ME



Facility

  • Certificate
  • Lunch & Coffebreak
  • Room & breakfast ( 3 Nights )




Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi kami:
Jl. Pahlawan Revolusi No. 22B, Jakarta 13430 Indonesia
Phone: 021-8611444, 8611131, Fax: 021-86112
07

  



Another Blog


Link Information
Contact Us
  • Office: Jl.Radin Inten II No 61 B Duren Sawit Jakarta Timur
  • Phone: 021-2956-3051
  • Whatsapp: 0813-9929-1909 (Zulfikri)
  • Whatsapp: 0822-5870-6420 (Anto)
  • Whatsapp: 0821-1460-7782 (Faoji)
  • Email: sales@testindo.com