Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Risk Assessment Equipment dan Failure Analysis (Root Causes Analysis) Pada Mesin

29 March 2012 13:41


Untuk terus dapat berkompetisi dengan pesaing, setiap industri akan berusaha untuk sekuat tenaga melaksanakan maintenance dalam rangka meminimalisir breakdown yang disebabkan oleh equipment failures .

Ketika sebuah kerusakan terjadi, ada kemungkinan tidak diketahui apa penyebab kegagalan yang sebenarnya. Sehingga keputusan maintenance tidak dapat diambil dalam rangka mengatasi terjadinya kegagalan berulang.

Pelaksanaan identifikasi karakter masalah yang tepat dapat menyebabkan peningkatan umur hidup mesin. Kegagalan pada sebuah mesin akan selalu meningkatkan pertanyaan mendasar: Melakukan investasi komponen yang lebih tinggi grade nya (lebih mahal)? Komponen mesti didesain ulang atau harus diganti komponen baru? Apakah ada alternatif perbaikan yang murah
namun efektif? Apakah perbaikan dilakukan sebagai solusi temporer atau dipertimbangkan menjadi solusi sehingga komponen tersebut kembali seperti baru kembali? Apakah material/komponen baru ini mampu bertahan lebih lama (lebih kuat)??

Setiap pilihan yang diambil membawa resiko tersendiri terkait dengan seberapa tepat dan lengkapnya pemahaman terhadap masalah yang sebenarnya

menyebabkan terjadinya equipment failures. Assessment equipment yang tepat dilakukan terhadap kegagalan dengan akurat sebelum keputusan kritikal dibuat.

Testindo memiliki expertise yang telah terlibat dalam puluhan proyek assessment dan failure analysis dan bersedia untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat. Expertise kami didukung oleh para engineer, dan teknisi serta peralatan ukur yang dapat mendukung pelaksanaan root cause terhadap permasalahan yang dihadapi oleh equipment untuk membantu merekomendasikan solusi terbaik.

Expertise TESTINDO dapat mengidentifikasi elemen kritis yang menyebabkan kegagalan. Sasaran dan tujuan kami adalah untuk menjadikan equipment /mesin anda kembali pada kondisi operasi yang aman dengan secepat mungkin tanpa menimbulkan risiko permasalahan baru yang tidak diharapkan.

Failure Analysis memiliki tiga goal /tujuan yaitu: menemukan modus kegagalan, penyebab kegagalan, atau akar masalah.

Modus kegagalan dapat ditemukan langsung di lapangan atau di laboratorium dengan metode seperti metalograsi, mechanical testing atau lainnya. Beberapa contoh modus kegagalan adalah failures, tensile overload, dan pecah karena tekanan.

Penyebab kegagalan dapat ditemukan melalui pengujian di laboratorium dan dari pengetahuan/pengalaman terhadap karakteristik komponen, loading, dan informasi kondisi lingkungan.

Akar penyebab kegagalan (root cause analysis) ditemukan dengan menggunakan pengetahuan tentang modus penyebab kerusakan, serta proses atau sistem khusus tertentu. Menentukan akar penyebab kegagalan terkadang memerlukan informasi yang lengkap terhadap desain peralatan, operasi, pemeliharaan, sejarah, dan lingkungan.

Testindo melaksanakan failure analysis melalui visit dan pengujian lapangan, laboratorium, ataupun kombinasi keduanya.


Another Blog