Jatuhnya Crane Double Track di Matraman
05 February 2018 11:33
Sebuah Crane Double Double Track (DDT) di kampung melayu, Jatinegara, Jakarta Timur mengalami roboh dan memakan korban jiwa sebanyak 4 orang. Jatuhnya crane tersebut terjadi pada Minggu (4/2/2018) pukul 05.00 Wib.
Insiden tersebut bermula pada saat pekerja ingin menaikan sebuah bantalan rel untuk crane, kemudian bantalan sudah berada diatasnya. Namun dudukan rel tersebut tidak pas dan jatuh menimpa korban.
Adapun korban yang meninggal akibat inside itu yakni, Jaenudin (44) dengan luka dikepala, Dami Prasetyo (25) luka disekujur tubuh, Jana Sutisna (44) luka dikepala dan Joni (34) luka dikepala dan tangan.
Dilansir dari kompas.com, Kapolsek Jatinegara, Kompol Supadi mengatakan “Dua korban meninggal di lokasi kejadian jatuhnya crane, sedangkan dua lainnya meninggal di rumah sakit”. Ujarnya
Sejumlah petugas pun tampak membawa barang bukti berupa helm proyek, rompi dan sepatu pekerja. Lokasi jatuhnya crane dipasang garis polisi untuk mencegah warga agar tidak masuk pada area tersebut dan tidak mengganggu proses olah TKP nantinya.
Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan Safe Load Indicator Crane. Informasi lebih jelasnya silakan hubungi Testindo di nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com
Another Blog
-
Online Monitoring Solusi Deteksi Pergerakan Tanah…
Apa Penyebab Tanah Longsor ? Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air… -
Jalanan Berlubang Karna Banjir Smart Monitoring…
Ibukota pun tidak luput dari musibah banjir, hujan yang terjadi beberapa hari di daerah bogor membawa… -
Mengenal Static Loading Test pada Jembatan
Loading test adalah suatu alat uji dengan metode pembebanan terhadap suatu subject ataupun object… -
Pentingnya Monitoring Temperature Pada Ruang…
Testindo.com – Pada artikel hari ini kami akan membahas tentang monitoring system temperature…

