Ini Penyebab Gempa 7 Skala Ritcher di Lombok
07 August 2018 10:38
Gempa bumi dengan kekuatan 7 skala Richter mengguncang Lombok pada hari Minggu 5/8/2018. akibat gempa bumi ini kurang lebih 209 orang luka-luka dan 91 orang meninggal dunia.
Dilansir dari detik.com, Kasbani selaku Bagian Geologi di Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menjelaskan bahwa gempa bumi ini disebabkan adanya patahan aktif jenis sesar yang naik di zona sesar busur belakang (Flores Back Arc).
Titik pusat gempa bumi berada di koordinat 116,48 derajat bujur timur 8 koma 37 derajat Lintang Selatan dengan tingkat magnitudo 7,0 SR dan kedalaman 15 km.
Sutopo Purwo Nugroho selaku kepala pusat data, informasi dan humas BNPB juga mengungkapkan hal yang sama.
menurut Sutopo, sesar naik Flores Lombok merupakan respon terhadap desakan Benua Australia yang berada di bawah laut. Selain itu, gempa 7 skala Richter yang terjadi pada hari Minggu merupakan rentetan dari gempa utama yang sebenarnya sudah terjadi sejak Minggu 29 Juli yang lalu.
Sutopo juga menjelaskan, hingga hari ini diperkirakan ada 132 kali gempa susulan karena wilayah Lombok memang rawan terhadap gempa.
Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan instrumentasi seperti Crack Monitoring System, Building Automation System, Early Warning System dan lainnya. Informasi pemesanan dan konsultasi silakan hubungi Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com
Another Blog
-
Proyek Tol Cisumdawu Ditargetkan Selesai 2019
Proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pengerjaannya tengah dikebut untuk bisa rampung… -
3 Penyebab Utama Kerusakan pada Mesin Industri
Layaknya tubuh manusia, mesin industri juga harus selalu dirawat. Tingkat perawatannya disesuaikan dengan… -
Girder Proyek Jembatan Antasari - Depok Ambruk
Konstruksi Beton Girder Jalan Simpang Susun Antasari yang bersambung ke Jalan Tol Depok Antasari (Desari),… -
Mencegah Bangunan Roboh Saat Gempa Bumi dengan…
Gempa bumi merupakan bencana alam yang paling ditakuti oleh masyarakat dan para pekerja kantoran, mereka…

