Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Inilah 3 Tempat yang Melakukan Uji Beban untuk Menguji Struktur Bangunan

25 July 2019 07:49


Sebuah bangunan yang selesai dibangun harus melewati tahap uji beban sebelum dinyatakan layak beroperasi. Lalu, apakah yang dimaksud dengan uji beban ? Uji beban merupakan suatu metode pengujian pada bangunan dengan menerapkan beban sesuai standar yang telah ditentukan.

 

Tujuan dari load test adalah untuk menguji kekuatan struktur bangunan apakah sudah sesuai dengan standar kelayakan atau belum. Fungsi dari standar kelayakan ini untuk menjamin keselamatan penghuni Gedung dan juga menghindari resiko terjadinya kerusakan pada gedung.

 

Setiap jenis bangunan berbeda juga metode load test-nya. Berikut ini beberapa bangunan dan infrastruktur di Indonesia yang melakukan tahap uji beban :

 

Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api)

Pada bulan Juni 2016 Stadion GBLA melakukan pengujian beban untuk menguji ketahanan dan keregangan struktur bangunannya sebagai salah satu persyaratan untuk mengadakan PON (Pekan Olahraga Nasional) kala itu.

 

Pengujian dilakukan dengan menggunakan beban seberat 5,4 ton berupa beberapa karung semen yang ditempatkan di bagian tribun. Titik pengujian terhubung dengan sensor transduser dan akan diterima oleh instrumentasi data logger untuk membaca nilai hasil pengujian.

 

Pengujian ini dilakukan selama 24 jam dengan terus melakukkan monitoring. Jika keregangan tribun melebihi 7,33 mm maka dinyatakan tidak lolos uji beban sehingga harus dibongkar.

 

Jembatan Bandara Sokerano – Hatta

Pengujian load test juga pernah dilakukan di bandara Soekarno – Hatta tepatnya di jembatan perlintasan pesawat. Tujuan utamanya, agar ketika pesawat melintas kondisi struktur jembatan tetap stabil dan kuat.

 

Pengujian ini dilakukan oleh PT Testindo yang bekerja sama dengan PT Egis International Indonesia menggunakan instrumentasi TMR khusus untuk uji beban.

 

Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi

PT Testindo juga pernah melakukan pengujian di gedung Dirjen Imigrasi untuk menganalisa beberapa parameter seperti regangan statistic struktur dan statistic displacement sehingga nantinya bisa dinilai kinerja dari benda uji.

 

Beban yang digunakan berupa sak semen yang terbagi menjadi 2 tipe berdasarkan beratnya yaitu sak semen dengan berat 50 kg per 1 sak dan tipe sak semen dengan berat 40 kg.

 

Testindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang monitoring system dan engineering solution yang menyediakan layanan load test untuk berbagai jenis bangunan seperti jembatan, gedung, dan bangunan lainnya.

 

Pemesanan dan konsultasi silakan hubungi kami di nomor Telepon: (021) 29563045Whatsapp: 0813 9929 1909Email: sales@testindo.com



Another Blog