Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Longsor di Lereng Gunung Merapi
21 December 2017 14:52

Longsor yang terjadi di lereng Gunung Merapi , Desa Kaliurang, Magelang pada Senin (18/12/2007) menelan beberapa korban jiwa yang notabene adalah penggali tambang. Saat ini polisi masih mencari penyebab terjadinya longsor di tempat tersebut.
Sebanyak 8 orang yang selamat dari kejadian tersebut dimintai keterangan oleh Kepala Polres Magelang AKBP Hari Purnomo. Mereka yang selamat terdiri dari penambang dan warga yang kebetulan sedang berada di lokasi ketika bencana longsor terjadi.
“Kami sudah mengambil keterangan dari beberapa orang, ada sekitar delapan orang. Masih ada beberapa orang lagi yang akan kita ambil keterangan,” Ujar Hari yang dilansir dari kompas.com
Hari juga menuturkan, penyelidikan ini bertujuan untuk mencari sebab pasti terjadinya bencana yang menewaskan delapan orang dan menyebabkan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Nantinya penyelidikan ini akan dijadikan bahan pertimbangan untuk tindak lanjut aktivitas penambangan di lereng Gunung Merapi.
“Selanjutnya kami akan menggandeng pemerintah daerah, orang-orang dan pihak-pihak yang berkompeten atas penambangan tradisional untuk memikirkan masalah penambangan ini.” Lanjut Hari.
Masalah penambangan galian C ini harus diselesaikan secara komperehensif dengan melibatkan semua pihak. Sebenarnya sudah ada kesepakatan yang berlaku untuk semua penambang galian C yaitu para penambang hanya boleh melakukan penggalian di kawasan alur sungai bukan di area tebing.
Namun, para penambang mengacuhkan kesepekatan tersebut dan masih melanjutkan penggalian di pinggir tebing lereng Gunung Merapi.
Sebenarnya kejadian longsor pada kawasan lereng seperti ini bisa dianalisa menggunakan slope monitoring system sehingga tanda-tanda akan terjadinya longsor bisa langsung diketahui. Dengan begitu, warga yang beraktifitas disekitar kawasan lereng bisa segera dievakuasi.
PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan Slope Monitoring System yang didukung dengan instrument yang memadai seperti water level, inclinometer, piezometer, dan lainnya.
Informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan hubungi kami melalui nomor telpon yang tertera di website ini, atau bicara langsung dengan tim kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.
Another Blog
-
Pentingnya Early Warning System Gempa untuk Gedung
Negara Indonesia berada tepat di antara 3 patahan lempeng tektonik besar yaitu lempeng Indo-Australia,… -
Uji Kekerasan Rockwell
Nilai ukur kekerasan merupakan poin yang sangat penting dalam menentukan kualitas suatu material atau… -
Pemasangan Building Automation System pada Gedung
Konsep smart building menggunakan teknologi Building Automation System sudah banyak diterapkan di Indonesia… -
Tol Pemalang-Batang Retak Sepanjang 3 Meter
Baru diresimkan bulan Desember 2018, Tol Pemalang-Batang mengalami keretakan sepanjang 3 meter tepatnya…

