Penjelasan Mekanisme Pembuatan Gorong-Gorong
22 January 2018 16:59
Gorong-gorong merupakan sebuah saluran air yang dibuat untuk mengalirkan air hujan agar daerah tersebut tidak menjadi banjir karena genangan air. Gorong-gorong terbuat dari material beton ataupun baja yang kuat untuk menahan laju air dan tidak mengalami keropos jika terkena air.
Biasanya material yang digunakan untuk gorong-gorong yaitu beton precast karena sangat praktis dan tidak terlalu sulit untuk dipindahkan. Material yang digunakan untuk pembuatan gorong-gorong memiliki bentuk yang beragam seperti persegi, bulat dan trapezium.
Pekerjaan gorong-gorong bertujuan untuk mengurai debit air sehingga terhindar dari banjir. Selain menggunakan beton precast, penggunanaan dapat dilakukan cor di tempat dengan bantuan mobil mixer atau molen untuk memberikan kualitas cor yang baik.

Sumber gambar : radarcebon.com
Sebelum dilakukan pembuatan gorong-gorong, harus dilakukan pembersihan sisa-sisa material dan sampah yang ada di lokasi. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan ekscavator ataupun secara manual dengan menggunakan cangkul.
Tahapan-tahapan dalam melakukan pengecoran pekerjaan gorong-gorong.
1) Pelaksanaan Setting Out
Dalam pekerjaan ini akan dilakukan pengukuran titik-titik box dan pengecekan elevasi khususnya item pekerjaan yang menyangkut dengan elevasi. Seperti pekerjaan galian , persiapan lantai kerja.
2) Pelaksanaan Pekerjaan Galian Struktur
Pekerjaan ini dilakukan untuk dilakukan pekerjaan galian tanah dengan lebar tertentu dan kedalaman tertentu sesuai rencana, galian dilakukan untuk mendapatkan elevasi keadaan tanah agar.
3) Pelapisan Tanah
Pelapisan Tanah dilakukan untuk menimbun bagian tanah yang memiliki elevasi kurang dari rencana perencanaan agar sama rata dan gorong-gorong akan tetap lurus.
4) Pelaksanaan Pembesian dan Pemasangan Bekisting
Pekerjaan akan dilakukan pembesian untuk perkuatan dalam pembuatan gorong-gorong untuk menahan beban arus air yang mengalir didalam gorong-gorong agar tidak keropos.
Setelah dilakukan pengecoran ditempat, tahap selanjutnya dilakukan pengeringan dengan cara didiamkan. Setelah kering, dilakukan pemadatan tanah disekeliling pekerjaan gorong-gorong, lalu dipasangkan penutup agar ketika gorong-gorong ingin dibersihkan tinggal membuka penutup tersebut.
Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan Structural Health Monitoring System, Load Test, Slope Monitoring dan Crack Monitoring yang didukung tenaga ahli dan instrument yang memadai.
Informasi lebih jelasnya silakan hubungi kami di nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com
Another Blog
-
Apa itu NDT (Non Destructive Testing) ?
Pengujian mesin atau material sangatlah penting untuk memenuhi standarisasi produk mesin atau material… -
Slope Monitoring Memantau Kondisi Kontur Tanah…
Slope Monitoring memantau kondisi kontur tanah pada bendungan air, maksud dari pernyataan ini untuk… -
Deteksi dini suara abnormal pada mesin dengan…
Banyak mesin-mesin yang berperan dalam kehidupan sehar hari dari mulai mesin pemotong rumput, mesin… -
5 Jenis Material untuk Membuat Struktur Bangunan
Konstruksi bangunan yang kuat tentunya didukung dengan material yang tepat, maka dari itu pemilihan…

