Load Test (Uji Beban) di Jalan Tol Bawen-Salatiga
04 May 2018 14:39
Load test merupakan metode pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kekuatan dan juga respon suatu sturuktur atau bagian struktur ketika menerima beban. Pengujian load test dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu Statis dan Dinamis.
Pengujian statis dilakukan untuk menentukan kapasitas jembatan dengan menempatkan beban di posisi jembatan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan parameter-parameter seperti statistik diplacement, regangan statik struktur sehingga dapat dinilai kinerja jembatan.

Loading test statis
Pengujian Dinamis adalah dimana sebuah jembatan diberikan hantaman/pukulan pada titik tengah jembatan setelah proses unloading. Proses ini dilakukan dengan bantuan beban truk yang diberi rintangan sehingga setelah ban belakang truk melewati rintangan dan dilakukan pengereman maka akan menghasilkan hantaman pada jembatan

Loading test dinamis
Pada Kesempatan ini PT Testindo melakukan pengujian Loading Test Jalan Tol Bawen-Salatiga di Jembatan Tuntang dengan bekerja sama PT Trans Marga Jateng untuk mengetahui keamanan dan respon jembatan ketika menerima beban.
Sebelum melakukan pengujian, jembatan harus dilakukan survey terlebih dahulu untuk menentukan titik pemasangan sensor.
Sensor yang digunakan dalam pengujian ini yaitu :
- sensor Accelerometer untuk mengetahui kecepatan pembebanan Statis dan Dinamis.
- Sensor Tiltmeter untuk mengetahui kemiringan pada struktur jembatan ketika terjadi pembebanan
- sensor LVDT untuk mengetahui mengukur displascement yang terjadi pada saat proses pengujian.

Engineer PT Testindo sedang merangkai sensor sebelum dipasangkan pada titik sesuai rencana

Pemasangan sensor dibawah jembatan dengan menggunakan body hardness

Pemasangan sensor LVDT pada Join Jembatan Tuntang

Peletakan Sensor Tiltmeter
Setelah semua sensor telah dipasang, lalu dihubungkan dengan data logger TMR Instrument untuk mempermudah pembacaan dan analisa. Pertama dilakukan pengujian metode statis terlebih dahulu agar dapat mengetahui kekuatan jembatan sebelum memberikan beban hantaman dengan metode dinamis.

Hasil pengujian dan kondisi jembatan dengan menggunakan beban 4 truck

Hasil pengujian dan kondisi jembatan dengan menggunakan beban 16 truck
Selanjutnya dilakukan pengujian dengan metode dinamik

Hasil Pengujian dinamik Accelerometer Vertical

Hasil pengujian dinamik Accelerometer Tranversal

Hasil pengujian Accelerometer Longitudinal
Hasil dari pengujian ini menjadi salah satu bahan analisa untuk instansi terkait dalam menentukan kelayakan operasi Jembatan Tuntang.
Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang instrumentasi dan engineering solution menyediakan berbagai jasa pengujian seperti Structural Health Monitoring System, Loading Test, PDA Test, PIT, Repair&Upgrade, dan lainnya.
Informasi pemesanan silakan hubungi kami di nomor Telepon: (021) 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com
Another Blog
-
Monitoring Temperature Pada Ruangan Pembuatan…
Testindo.com- Industri Obat-obatan (pharmaceutical industry) adalah industri yang membutuhkan… -
Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance…
Sebuah mesin pabrik merupakan bagian yang penting untuk memperlancar proses produksi, salah satu faktor… -
Pergerakan Tanah di Bawen, Semarang
Tanah perbukitan yang berlokasi di RT 02 RW 10 Dusun Bendo, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten… -
Jenis-Jenis Pondasi untuk Konstruksi Bangunan
Pondasi merupakan elemen paling penting pada setiap bangunan, karena tanpa adanya pondasi maka bangunan…

