Lebih dari 40 kasus pergerakan tanah di Indonesia, tewaskan 92 jiwa
27 May 2013 10:33
Sepanjang kurun waktu empat bulan terakhir, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat ada 68 kejadian pergerakan tanah di Indonesia. Hebatnya, Provinsi Jawa Barat yang terkenal dengan kontur tanah subur mendominasi dengan 40 kejadian.
Seperti dilansir merdeka.com kepala PVMBG Surono menuturkan, di Indonesia dari rentetan kejadian yang ada telah menelan 92 korban jiwa, sementara korban meninggal di Jawa Barat
ada 32 orang.
Menurutnya, beberapa titik di Jawa Barat hampir didominasi dengan daerah rawan bencana. Jabar memang kaya dengan alamnya. Dengan karakter dan kontur tanah yang subur, nyaman, mudah diolah, dan banyak air menyebabkan Jabar dikelilingi rentetan bencana.
Pergerakan tanah terjadi diduga karena permasalahan kandungan air yang ada di dalamnya. Desa yang dikelilingi banyak persawahan dan kolam membuat tanah yang ada menjadi jenuh dan mudah bergerak.
Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa sudah banyak kejadian pergerakan tanah yang terjadi di Indonesia dan Provinsi Jawa Barat menempati urutan tertinggi karna lebih dari 40 kejadian terjadi disana.
Untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya dilakukan pendeteksian secara dini daerah – daerah yang rawan terjadi pergerakan tanah, saat ini sudah ada metode yang dapat melakukan pendeteksian dini terhadap pergerakan tanah.
Slope Monitoring merupakan salah satu metode melakukan pedeteksian dini terhadap setiap pergerakan tanah. Slope monitoring memanfaatkan teknologi GPS untuk memonitoring setiap pergerakan tanah dan GPS akan mengirim data – data yang di dapat ke satelite sehingga peringatan akan terjadinya pergerakan tanah dapat secara cepat didapat.
Seperti dilansir merdeka.com kepala PVMBG Surono menuturkan, di Indonesia dari rentetan kejadian yang ada telah menelan 92 korban jiwa, sementara korban meninggal di Jawa Barat
ada 32 orang.
Menurutnya, beberapa titik di Jawa Barat hampir didominasi dengan daerah rawan bencana. Jabar memang kaya dengan alamnya. Dengan karakter dan kontur tanah yang subur, nyaman, mudah diolah, dan banyak air menyebabkan Jabar dikelilingi rentetan bencana.Pergerakan tanah terjadi diduga karena permasalahan kandungan air yang ada di dalamnya. Desa yang dikelilingi banyak persawahan dan kolam membuat tanah yang ada menjadi jenuh dan mudah bergerak.
Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa sudah banyak kejadian pergerakan tanah yang terjadi di Indonesia dan Provinsi Jawa Barat menempati urutan tertinggi karna lebih dari 40 kejadian terjadi disana.
Untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya dilakukan pendeteksian secara dini daerah – daerah yang rawan terjadi pergerakan tanah, saat ini sudah ada metode yang dapat melakukan pendeteksian dini terhadap pergerakan tanah.
Slope Monitoring merupakan salah satu metode melakukan pedeteksian dini terhadap setiap pergerakan tanah. Slope monitoring memanfaatkan teknologi GPS untuk memonitoring setiap pergerakan tanah dan GPS akan mengirim data – data yang di dapat ke satelite sehingga peringatan akan terjadinya pergerakan tanah dapat secara cepat didapat.
Slope monitoring termasuk dalam online monitoring karna terintegerasi secara online. Testindo.com selaku perusahaan testing service indonesia menjual produk slope monitoring sebagai alat pendeteksi dini setiap pergerakan tanah.
sumber:http://www.merdeka.com/peristiwa/40-kasus-pergerakan-tanah-di-jabar-tewaskan-32-orang.html
sumber:http://www.merdeka.com/peristiwa/40-kasus-pergerakan-tanah-di-jabar-tewaskan-32-orang.html
Another Blog
-
Mencegah Jembatan Rutuh dengan Online Condition…
Jembatan adalah sebuah penghubung jalan yang terputus karena adanya sungai, laut,… -
Pergerakan Tanah di Bawen, Semarang
Tanah perbukitan yang berlokasi di RT 02 RW 10 Dusun Bendo, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten… -
Pendapat Ahli tentang Penyebab runtuhnya Jembatan…
Kabar terakhir korban yang tewas akibat jembatan Tenggarong yang runtuh tanggal 26 november 2011 kemarin… -
Monitoring Pergerakan Tanah, Solusi Memastikan…
Selama dekade terakhir, GPS terus menerus telah digunakan untuk mengukur tingkat deformasi kerak dan…

