Longsor di Lereng Gunung Lawu Akibat Hujan Deras
11 December 2017 15:07
Hujan lebat yang mengguyur di Kabupaten Kayanganyar, Minggu (10/12/2017) malam, mengakibatkan tebing yang ada di sekitar menjadi longsor di desa Dukuh Ngledoksari, Desa Mogol RT 01 RW 12 Kecamatan Tawangmangu. Material longsor berupa tanah dan bebatuan.
Longsor terjadi pada pukul 00.30 Wib, dilansir dari laman merdeka, Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto mengatakan, “Longsor terjadi karena hujan lebat semalaman, tebing yang mempunyai panjang 30 meter dan tinggi 5 meter longsor dan menutup jalan kampung.” Ujar Kapolsek
Saat ini pihak kepolisian, warga dan relawan tengah melakukan kerja bakti membersihkan material longsor untuk akses warga.
Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa baik luka maupun meninggal saat longsor terjadi, begitupun dengan rumah warga juga tidak terkena material longsor.” Tambahnya
Tanah yang berada di wilayah lereng atau perbukitan sebenarnya harus dipantau setiap waktu sehingga ketika terjadi keretakan yang berpotensi longsor bisa langsung diketahui. Sistem pemantauan lereng ini disebut slope monitoring system.
Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system melayani Slope Monitoring System yang didukung dengan tenaga ahli dan berpengalaman. Selain itu, Testindo juga memiliki peralatan yang memadai seperti piezometer, inclinometer, water level meter dan lainnya.
Informasi lebih lengkap terkait pemesanan dan penjelasan detailnya, silakan hubungi kami di nomor telpon yang tertera di website ini atau chat dengan kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.
Another Blog
-
Pentingnya Load Test Jembatan Static dan Dynamic
Load Test Jembatan Static dan Dynamic Load test merupakan metode pengujian dengan cara… -
Jembatan Terpanjang di Kalimantan ini, sudah…
Sekilas Tentang Jembatan Tayan Jembatan Tayan adalah jembatan melintang di atas Sungai… -
Daya Dukung Tanah
Daya Dukung Tanah Dalam tahap pembangunan suatu struktur bangunan dibutuhkan data besaran daya dukungtanah… -
Tol Pemalang-Batang Retak Sepanjang 3 Meter
Baru diresimkan bulan Desember 2018, Tol Pemalang-Batang mengalami keretakan sepanjang 3 meter tepatnya…

