Home     About Us     Partners     Clients     Experiences     Testimoni     Magang     Member

twittergoogle+linkedin

Rencana BRG untuk Restorasi Lahan Gambut di 7 Provinsi

29 December 2017 08:16


Rencana Restorasi Ekosistem Gambut (RREG) telah diselesaikan oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) dengan target 7 provinsi yang akan dilakukan restorasi, rencana tindak tahunan dan juga melakukan pemetaan kesatuan hidrologis gambut (KHG).

 

Rencananya, pemetaan KHG ini akan dilakukan di beberapa tempat seperti Sungai Lalan-Sungai Merang, Sungai Sugihan-Sungai Lumpur (Sumatera Selatan), Sungai Tapung Kiri-Sungai Kiyap (Riau), Sungai Ambawang-Sungai Kubu (Kalimantan Barat), Sungai Utar-Sungai Serapat (Kalimantan Tengah), Sungai Barito-Sungai Alalak dan Sungai Maluka-Sungai Martapura (Kalimantan Selatan).

 

Nazir Foead selaku Kepala BRG menjelaskan, demi mendukung program monitoring ekosistem gambut maka pihak BRG membuat titik pengamatan tinggi muka air lahan gambut. Pada tahun ini , BRG sudah memasang 40 alat untuk monitoring muka air lahan gambut.

 

Monitoring Lahan Gambut

Sistem Monitoring Lahan Gambut

 

"Pemantauan tinggi muka air lahan gambut menjadi penting untuk mengidentifikasi potensi kebakaran Iahan dan hutan. Lahan gambut yang kering menjadi pemicu kebakaran. Pada 2015, kebakaran lahan gambut menimbulkan kerugian triliunan rupiah dan menciptakan bencana asap regional," ujar Nazir dilansir dari sindonews.com

 

Sedangkan untuk masalah gambut yang berada di lahan konsensi, maka BRG menyiapkan pedoman supervisi pada tahun ini. BRG sangat mengapresiasi dan mendukung upaya yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang sudah memberikan pengarahan pada pemegang konsensi untuk menyelesaikan rencan pemulihan.

 

Kurang lebih 1,4 juta hektar area target yang akan direstorasi berada di dalam areal konsensi kehutanan dan kebun.

 

Kegiatan restorasi ini melibatkan semua pihak bukan hanya BRG saja, "Tidak sekadar membasahi, namun restorasi juga berupaya menjadikan masyarakat sebagai garda depan pengelolaan gambut secara bijak dan pencegahan dini bencana kebakaran gambut," lanjutnya.

 

Dengan pemasangan alat pemantauan lahan gambut, maka ketinggian muka air bisa dianalisa sehingga tingkat kekeringan pada gambut bisa diminimalisit dan efeknya mengurangi terjadinya kebakaran.

 

PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan Instrument dan Sistem Monitoring Lahan Gambut yang didukung dengan instrument atau peralatan yang memadai. Informasi lebih lengkapnya silakan hubungi kami melalui nomor telepon: 021 29563045, Whatsapp: 0813 9929 1909, Email: sales@testindo.com atau bicara langsung dengan tim kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.



Another Blog