Curah Hujan Tinggi, Kabupaten Cilacap Menjadi Wilayah Rawan Longsor
15 November 2017 10:20
Kabupaten Cilacap menjadi daerah yang memiliki risiko paling besar bencana alam di wilayah Jawa Tengah. Kabupaten yang luasnya mencapai pesisir pantai selatan Jawa ini berada di urutan ke-17 sebagai wilayah paling berisiko bencana alam di Indonesia.

sumber gambar : okezone.com
Bencana Longsor di Cilacap
Dua bencana yang kerap menimpa wilayah tersebut adalah banjir dan longsor. Hal ini dikarenakan kontur miring atau bagian tanah miring pegunungan di tengah Jawa menybabkan setidaknya ada Sembilan kecamatan yang ditetapkan sebagai zona bahaya longsor. Bahkan, beberapa desa di wilayah tersebut sering terendam banjir bandang.
Curah hujan di Cilacap pada November 2017 ini terus meningkat sehingga bencana longsor dan banjir sering terjadi. Baru-baru ini terjadi longsor di empat kecamatan yang terletak di wilayah pegunungan yaitu kecamatan Cimanggu, Karangpucung, Dayeuhluhur dan Wanareja.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) terus mendata jumlah titik longsor yang ada di kawasan tersebut. Setidaknya ada puluan titik longsor dan banyak jalan yang amblas di beberapa desa yang ada di empat kecamatan tersebut.
“kalau rentetan kejadian itu banyak sekali. Ada Mandala juga di sana. Ada puluhan dan ada beberapa titik lokasi. Ya seperti Mandala itu juga ada, Bingkeng, kemudian Matenggeng, Hanum juga ada,” ujar kepala UPT BPPD Majenang, Edi Sapto Prihono, dilansir dari liputan6.com
Data yang berhasil dihimpun sekarang ini mengungkapkan longsor telah menimpah setidaknya ada 7 rumah di Desa Hanum Kecamatan Dayeuhluhur dan Desa Mandala di Kecamatan Cimanggu. Selain menimpa rumah, longsor juga menimpa lahan pertanian warga dan menutup akses jalan.
Untuk mendeteksi kondisi tanah lereng atau bukit sebelum terjadi longsor dapat menggunakan slope monitoring system yang menggunakan alat berupa sensor inclinometer, tiltemeter dan water level meter yang terhubung dengan data logger dan bisa dianalisa menggunakan laptop dengan software khusus.
PT Testindo sebagai perusahaan control dan monitoring system menyediakan layanan slope monitoring system dan pemasangan instrument early warning system secara permanen. Testindo memiliki peralatan dengan teknologi yang memadai dan didukung tenaga ahli dan berpengalaman.
Informasi pemesanan silakan hubungi kami melalui nomor telpon yang tertera di website ini atau chat dengan kami melalui fitur chating online yang ada di pojok kanan bawah website ini.
Another Blog
-
Tol Pemalang-Batang Retak Sepanjang 3 Meter
Baru diresimkan bulan Desember 2018, Tol Pemalang-Batang mengalami keretakan sepanjang 3 meter tepatnya… -
Perkebunan Anggur di Amerika Menggunakan Weather…
Sebagai wilayah penghasil anggur pertama di Amerika, New Mexico telah menjadi pusat dari budaya anggur… -
Inilah Pentingnya SHMS Penting untuk Jembatan
Jembatan merupakan bangunan yang sangat penting untuk menghubungkan dua wilayah yang terpisah agar bisa… -
Insiden Kebocoran Pipa Gas di Laut Bojonegara,…
Insiden pipa gas bocor kembali terjadi di perairan Banten wilayah laut Bojonegara, Serang pada Senin…

